mayamemaya

Ask me and be nice :)   I keep trying to always do “Show forgiveness, enjoin what is good, and turn away from the foolish.” (Qur’an, 7:199) and to “Be in this world as though you were a stranger or a wayfarer.” (Imam Bukhari)

twitter.com/sebutmaya3kali:

    Perjalanan Panjang Mewujudkan Mimpi Lama, Mendaki Gunung Ciremai (3078 mdpl)

    Terlalu lama saya memendam keinginan untuk mendaki Gunung Ciremai (3078 mdpl), yang kebetulan terletak di kampung halaman, yaitu Kuningan, Jawa Barat. Berapa lama? Lamaaa banget!

    Sekian lama waktu berganti dan banyak hal yang menyebabkan saya mengikis mimpi lama itu. Meskipun tetap saja, setiap kali pulang kampung dan memandang gagahnya Gunung Ciremai dari kejauhan, saya selalu berbisik dalam hati "Suatu saat saya akan meraih puncakmu." 

    image

                                Gunung Ciremai tampak dari jauh.

    Kerja di kota metropolitan dengan pemandangan hutan beton disekeliling seringnya membuat bosan. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk membunuh kebosanan rutinitas dan saya mendapatkan dengan menyaksikan keindahan alam salah satunya yang dapat memberikan kesenangan lebih bagi saya. Beberapa tempat alami (meskipun tidak banyak) sudah saya kunjungi, seperti pantai, gunung, laut, dll. Namun, selalu ada yang mengganjal di hati ketika saya menyadari bahwa kampung halaman saya sendiri memiliki alam yang indah dan saya belum menyaksikan langsung keindahan-keindahan itu. Saya rasa memang ada benarnya kata-kata kita mungkin baru bisa merasakan nilai dari sesuatu ketika kita sudah kehilangan itu. Meskipun saya tidak kehilangan, tetapi saya menyadari bahwa dulu ketika masih tinggal di kampung saya merasa biasa aja, tidak ada yang spesial. Namun setelah bertahun-tahun hidup di kota besar, saya selalu rindu kampung halaman, rindu alamnya, rindu udaranya, rindu keheningannya (yang ini sih karena rumah orang tua saya dipinggir kuburan, hehe…).

    Dengan kesadaran itu, akhirnya kalau pulang kampung saya sekalian mencoba menjelajah alam Kuningan sedikit demi sedikit. Dan di beberapa tahun belakangan ini muncul kembali mimpi lama, yaitu mendaki Gunung Ciremai.

    Mencoba untuk mewujudkan mimpi, saya mulai mencoba menyusun rencana pendakian dengan mengajak salah satu teman. Dan tanggapan yang pertama terdengar adalah "Yakin? Ciremai medannya susah lho, bahkan untuk pendaki profesional pun. Perlu latihan fisik yang kuat untuk mendakinya." Hmmm, saya tahu, tanggapan itupun menunjukkan dia tidak tertarik untuk mendaki. Saya pun mencoba ajak teman-teman yang lain, yang sudah berpengalaman mendaki ataupun yang belum, dan tidak satupun yang sepertinya benar-benar tertarik. Atau ada yang tertarik tapi… ada tapinya. Dan saya mengerti.

    Berbeda dengan pendakian ke beberapa gunung lain di Indonesia seperti Gunung Gede-Pangrango, Gunung Papandayan, Gunung Semeru, Gunung Rinjani, dll yang mudah ditemukan di grup-grup atau forum-forum backpacker, traveler atau pendaki, pendakian Gunung Ciremai sangat jarang ditemukan. Terkadang ada, tapi waktunya selalu kurang pas dengan jadwal saya.

    Saya terus berfikir bagaimana caranya bisa mendaki Gunung Ciremai. Akhirnya teringat satu atau dua teman SMA yang bergabung dalam komunitas pecinta alam di sekolah dulu. Saya mencoba mengirim pesan di Facebook, menanyakan kalau ada kontak yang bisa dihubungi untuk mengatur pendakian ke Gunung Ciremai. Dan salah satunya membalas untuk menghubungi nomer handphone dari salah satu adik kelas, alumni se-almamater, yang kebetulan bekerja di Posko Pendakian Gunung Ciremai. "Yes! Sepertinya ini adalah langkah awal yang benar." saya berujar dalam hati.

    SMS berisi perkenalan dikirimkan ke nomer tersebut. Kami mulai berkomunikasi, dan saya bertanya berbagai hal berkaitan dengan pendakian Gunung Ciremai.

    20 Mei 2013, saya menerima email berisi draft itinerary pendakian, pilihan paket dan daftar perlengkapan yang diperlukan. Dengan referensi yang lebih jelas dan lengkap, saya kemudian menetapkan tanggal pendakian pada 7-8 Juni 2013, tapi… masih perlu mengajak setidaknya 4 orang teman karena satu paket minimal untuk 5 orang… Duh! Nyari teman ini yang susah. Dan, belum juga sempat ngumpulin teman, saya malah sakit dan rencana pendakian pun dibatalkan :(

    Ahh, mungkin memang saya tidak berjodoh dengan Gunung Ciremai. Saya tidak lagi bersemangat mewujudkan mimpi itu. Hari-hari berlalu, minggu, bulan, hingga berganti tahun, namun ternyata mimpi itu masih saja ada. Ngobrol dengan teman pun terkadang seputar impian mendaki Gunung Ciremai yang masih saja menjadi wacana pribadi.

    Lalu, entah siapa yang memulai “ngintip” dan nge-like salah satu foto di Instagram, pemilik akun Instagram @fadilmunaf atau saya (@mayamemaya). Yang jelas, saya terdampar di akun itu dan melihat ada foto-foto Gunung Ciremai didalamnya. Hati saya semakin tergerak dan mulailah meninggalkan komentar disalahsatu fotonya. Komentar berbalas, hingga akhirnya saya memintanya (sebut saja Ube) untuk mengabari saya apabila ia ada rencana mendaki Gunung Ciremai kembali, dan ia pun mengonfirmasi.

    Sekitar bulan Mei 2014, saya menerima kabar rencana pendakian pada saat libur lebaran. Senang mendengarnya karena sepertinya ada jalan untuk mewujudkan mimpi. Tapi ternyata rencana itupun dibatalkan karena Ube lebih memilih untuk mendaki Gunung Papandayan (sedangkan saya sudah pernah). Terfikir untuk tetap mendaki Gunung Ciremai pada saat libur lebaran, meskipun harus jalan sendiri. Saya berencana menghubungi kembali adik kelas yang bekerja di Posko Pendakian Gunung Ciremai, berharap saya bisa digabungkan dengan peserta pendakian lain kalau ada. Saya benar-benar mempertimbangkan itu, tetapi, ada hal lain yang penting untuk dipertimbangakan dan selain itu, ada kabar bahwa sepupu saya akan tunangan pada tanggal tersebut dimana saya dan keluarga diharapkan hadir. Oh well, ngga jadi lagi deh…

    "Sudahlah, bukan takdir saya untuk mendaki Gunung Ciremai. Lagi, mau ngapain sih ke Ciremai? Mendaki itu cape, beresiko tinggi bahkan nyawa!" dalam hati saya bergumam. Libur lebaran 2014 pun telah usai. Tapi harapan masih ada, 17 Agustus sepertinya tanggal yang pas untuk mendaki. Harapan timbul tenggelam, tapi sepertinya sudah hampir putus asa untuk menyusun rencana kembali. Meskipun, kok saya masih saja mencari-cari catatan pendakian orang lain di blog-blog, Youtube atau yang lainnya, hanya untuk merasakan pengalaman orang lain. Ada yang terdengar seru, menantang, menakutkan, mistis hingga insiden kematian! Dan nyali pun menciut! “Sudah, sudah, lupakanlah pendakian itu!” hati berbisik mendorong untuk mengikis mimpi lama itu.

    Lalu, suatu hari saya menerima pesan melalui BBM berisi ajakan untuk mendaki Gunung Ciremai pada 17 Agustus. Saya menanggapi dengan ringan, selain saya tidak mungkin cuti lagi di bulan Agustus ini, saya juga sudah mulai lelah untuk mengejar mimpi lama itu apalagi setelah mendengar banyak cerita tidak menyenangkan tentang pendakian Gunung Ciremai. Saya sendiri ragu bisa ikut, tapi saya coba meminta izin dari ibu. Teringat beberapa kali menyusun rencana dan gagal, sepertinya saya melewatkan hal terpenting sebelumnya yaitu izin orang tua. Akhirnya saya mencoba meminta izin dan berusaha meyakinkan ibu bahwa saya akan baik-baik saja dalam pendakian Gunung Ciremai, tetapi ibu tampak keberatan. Tidak berani melawan kehendak ibu, saya lalu menolak ajakan itu.

    Di lain hari, saya sedang membuka timeline Facebook dan mendapati teman SMA mengirimkan foto-foto dari Palutungan, Kuningan. Palutungan adalah salah satu jalur pendakian Gunung Ciremai. Saya teringat ia adalah salah satu anggota organisasi Pecinta Alam di SMA dulu, dan ia pastinya sudah pernah mendaki Gunung Ciremai (dan memang sudah 4x mendaki Ciremai! Hebat!). Terlintas di benak, mungkin kalau ada teman cewek yang pendaki beneran (bukan abal-abal kayak saya) akan lebih baik buat saya. Lalu saya mencoba mengontak dan mengajaknya mendaki dan ia pun tertarik untuk bergabung. "Asalkan kamu sudah siap, saya juga siap ikut mendaki" dia berkata dengan yakin. Hati saya jadi lebih lega dan lebih yakin untuk mendaki Ciremai dan saya kembali meminta izin dari orang tua, dengan penjelasan tambahan dengan bergabungnya teman saya cewek pendaki ini. Akhirnya dengan segala penjelasan untuk mencoba meyakinkan bahwa saya akan baik-baik saja, orang tua pun mengizinkan saya mendaki. Alhamdulillah…

    Semakin dekat ke tanggal pendakian, semakin dag dig dug rasanya. Nervous, takut, khawatir, dan bahkan ragu. Tapi keputusan sudah dibuat, saya sudah mengonfirmasi kalau saya akan bergabung bersama teman saya. Lillaahi ta’alaa, berbekal izin dari orang tua, saya menepis keraguan dan mempersiapkan diri untuk segala konsekuensi dari keputusan yang sudah saya ambil. Namun, ternyata masih ada lagi cobaan. Teman saya membatalkan keikutsertaannya pada H-3 karena hal pekerjaan. Bingung dan ragu untuk tetap ikut atau tidak, lalu saya menanyakan kembali ke ibu apakah beliau akan tetap mengizinkan saya mendaki atau tidak. Terdengar berat, tapi ibu tetap memberikan izin. Dan keputusan saya pun bulat, tetap ikut pendakian. Bismillah…

    (cerita pendakian di postingan berikutnya)

    — 1 month ago

    #pendakian  #gunung  #ciremai  #pecintaalam  #hiking 
    InsyaAllah I will start fasting tomorrow (Sunday, 29th of June). Happy fasting Ramadhan to all my muslims friends.
_
Photo taken with Samsung phone camera | Input text by Cymera app | Location : Kiluan Bay, Lampung, Indonesia.

    InsyaAllah I will start fasting tomorrow (Sunday, 29th of June). Happy fasting Ramadhan to all my muslims friends.
    _
    Photo taken with Samsung phone camera | Input text by Cymera app | Location : Kiluan Bay, Lampung, Indonesia.

    — 3 months ago

    "My heart is at ease knowing that what was meant for me will never miss me, and that what misses me was never meant for me." (Imam Syafi’i ra)
—
#flowers #beautiful #beautiful_world #islamic #wisdom #quoteoftheday #garden #treegram #naturelovers #caughtandcaptured #kamerahpgw #loves_indonesia_nature #afterfocusapp

    "My heart is at ease knowing that what was meant for me will never miss me, and that what misses me was never meant for me." (Imam Syafi’i ra)

    #flowers #beautiful #beautiful_world #islamic #wisdom #quoteoftheday #garden #treegram #naturelovers #caughtandcaptured #kamerahpgw #loves_indonesia_nature #afterfocusapp

    — 5 months ago

    #beautiful  #treegram  #caughtandcaptured  #garden  #loves_indonesia_nature  #wisdom  #islamic  #beautiful_world  #naturelovers  #afterfocusapp  #flowers  #kamerahpgw  #quoteoftheday 
    #Climbing teaches us about #hardwork, #patience and #persistence. Only those who do can reach the top. Don’t be proud when we’re on top because we come to the top from down and we shall back down to our original place again after.
(end of the journey of climbing Mount Batur)
—
#mountain #hiking #trekking #adventure #adventurous #outdoor #naturelovers #view #panorama #scenery #landscape #green #trees #tropical #asia #wonderfulindonesia #iloveindonesia #ilovebali #takemebacktobali #instanusantarabali #travelandexplore #wanderlust | #March2014, 7 - #MountBatur #Bali #Indonesia

    #Climbing teaches us about #hardwork, #patience and #persistence. Only those who do can reach the top. Don’t be proud when we’re on top because we come to the top from down and we shall back down to our original place again after.
    (end of the journey of climbing Mount Batur)

    #mountain #hiking #trekking #adventure #adventurous #outdoor #naturelovers #view #panorama #scenery #landscape #green #trees #tropical #asia #wonderfulindonesia #iloveindonesia #ilovebali #takemebacktobali #instanusantarabali #travelandexplore #wanderlust | #March2014, 7 - #MountBatur #Bali #Indonesia

    — 6 months ago

    #outdoor  #hiking  #instanusantarabali  #patience  #travelandexplore  #march2014  #mountbatur  #naturelovers  #landscape  #mountain  #iloveindonesia  #bali  #panorama  #asia  #tropical  #takemebacktobali  #climbing  #persistence  #scenery  #ilovebali  #wanderlust  #indonesia  #trees  #hardwork  #adventure  #adventurous  #green  #trekking  #wonderfulindonesia  #view 
    "Do not walk proudly on the #earth; you can neither tear the earth apart nor can you rival the #mountains in height." (Qur’an n 17:37)
—
#climbing #hiking #trekking #islamicquotes #quran #verse #hikmah #wisdom #green #nature #panorama #scenery #landscape #wanderlust #travelandexplore #ilovebali #iloveindonesia #takemebacktobali | #March2014, 7 - #MountBatur #Bali #Indonesia

    "Do not walk proudly on the #earth; you can neither tear the earth apart nor can you rival the #mountains in height." (Qur’an n 17:37)

    #climbing #hiking #trekking #islamicquotes #quran #verse #hikmah #wisdom #green #nature #panorama #scenery #landscape #wanderlust #travelandexplore #ilovebali #iloveindonesia #takemebacktobali | #March2014, 7 - #MountBatur #Bali #Indonesia

    — 6 months ago

    #hiking  #travelandexplore  #march2014  #mountbatur  #earth  #landscape  #wanderlust  #iloveindonesia  #bali  #panorama  #verse  #takemebacktobali  #scenery  #mountains  #ilovebali  #hikmah  #nature  #quran  #indonesia  #wisdom  #islamicquotes  #climbing  #green  #trekking 
    Told by my trekking guide that it was her first time guiding local people to climb up Mt. Batur as local very rare do climbing there. Then I tried to observe all the way long #trekking and #climbing up, and found out my friend and I were the only local girls climbing at that time (beside other two girls who were the trekking guide), all the rest were international tourists, and I was the only one with #hijab. My point is, hijab is not a barrier to keep being #active. Hijab is not oppression but #liberation.

    Told by my trekking guide that it was her first time guiding local people to climb up Mt. Batur as local very rare do climbing there. Then I tried to observe all the way long #trekking and #climbing up, and found out my friend and I were the only local girls climbing at that time (beside other two girls who were the trekking guide), all the rest were international tourists, and I was the only one with #hijab. My point is, hijab is not a barrier to keep being #active. Hijab is not oppression but #liberation.

    — 6 months ago

    #hijab  #climbing  #active  #liberation  #trekking 
    Happiness is witnessing beautiful creation of The Creator (Allah SWT) ♡♡♡

#perfect #amazing #sunrise #dawn #earlymorning #nature #panorama #scenery #view #landscape #breathtaking #skyporn #skycandy #mountain #climbing #hiking #muslimahtraveler #outdoor #adventurous #adventurous #ilovebali #iloveindonesia #wonderfulindonesia #takemebacktobali #instanusantarabali #instanusantara #wanderlust | #March2014, 7 - #MountBatur #Bali #Indonesia

    Happiness is witnessing beautiful creation of The Creator (Allah SWT) ♡♡♡

    #perfect #amazing #sunrise #dawn #earlymorning #nature #panorama #scenery #view #landscape #breathtaking #skyporn #skycandy #mountain #climbing #hiking #muslimahtraveler #outdoor #adventurous #adventurous #ilovebali #iloveindonesia #wonderfulindonesia #takemebacktobali #instanusantarabali #instanusantara #wanderlust | #March2014, 7 - #MountBatur #Bali #Indonesia

    — 6 months ago

    #breathtaking  #outdoor  #hiking  #skycandy  #mountbatur  #instanusantarabali  #march2014  #muslimahtraveler  #wanderlust  #dawn  #landscape  #perfect  #mountain  #iloveindonesia  #bali  #panorama  #skyporn  #amazing  #takemebacktobali  #sunrise  #scenery  #ilovebali  #instanusantara  #nature  #indonesia  #climbing  #adventurous  #wonderfulindonesia  #earlymorning  #view